Bekali diri dan keluarga dengan sistem sederhana untuk mengenali tanda penipuan, memeriksa identitas, dan melakukan verifikasi sebelum uang atau data penting diberikan.
Sering kali pesan dibuat supaya penerimanya takut, buru-buru, iba, atau merasa sedang berhadapan dengan orang yang dipercaya.
Tekanan waktu membuat orang kehilangan kesempatan untuk berpikir.
Identitas belum tentu benar hanya karena orang tersebut tahu nama kita.
Verifikasi sengaja dibuat sulit.
Data sensitif tidak boleh diberikan sembarangan.
Prosedur sederhana yang dirancang agar mudah diingat ketika Anda atau keluarga menerima permintaan uang, data, link, atau pesan yang terasa mencurigakan.
Jangan klik, transfer, instal aplikasi, atau memberikan data saat sedang panik.
Siapa yang menghubungi? Mengapa meminta uang? Kenapa harus dilakukan sekarang?
Periksa nomor, rekening, link, profil, cerita, dokumen, dan detail permintaan.
Verifikasi melalui nomor lama atau kanal resmi yang Anda cari sendiri.
Baru ambil keputusan: lanjut, berhenti, atau lakukan verifikasi sekali lagi.
Bukan hanya tahu "ini penipuan", tetapi memahami apa yang mencurigakan dan tindakan apa yang perlu dilakukan.
Materinya dirancang agar bisa digunakan sebagai sistem berpikir sebelum bertindak.
Memahami bagaimana tekanan, rasa takut, dan urgency digunakan untuk memengaruhi keputusan.
Metode 5T sebagai prosedur sederhana sebelum bertindak.
15 tanda bahaya sebelum transfer atau memberikan data.
Pola scam keluarga, bank palsu, kurir, marketplace, pekerjaan, investasi, dan impersonation.
Cara lebih hati-hati sebelum membuka link, file, atau QR mencurigakan.
Protokol Anti-Scam yang bisa diterapkan bersama keluarga.
Scam Decision Tree untuk membantu mengambil keputusan.
Langkah awal yang perlu dilakukan bila sudah terlanjur memberikan uang atau data.
Studi kasus simulatif agar pembaca terbiasa mengenali tanda bahaya.
Materi pendamping dibuat agar informasi penting tidak harus dicari ulang ketika dibutuhkan.
Ringkasan satu halaman yang bisa disimpan di smartphone atau dikirimkan ke orang tua dan anggota keluarga.
Aturan sederhana keluarga sebelum melakukan transfer, menanggapi nomor baru, atau memberikan data sensitif.
Contoh kalimat yang seharusnya memicu pemeriksaan lebih lanjut sebelum mengambil tindakan.
Checklist cepat sebelum membuka link, file, QR code, atau halaman login yang dikirim pihak lain.
Alur sederhana: STOP, VERIFY, atau lanjut dengan hati-hati berdasarkan kondisi yang ditemukan.
Checklist yang bisa dibuka setiap kali Anda merasa ragu sebelum mengirim uang.
Tidak ada panduan yang dapat menjamin seseorang 100% kebal terhadap seluruh bentuk penipuan. Tujuan produk ini adalah membantu pembaca membangun kebiasaan berhenti, memeriksa, dan melakukan verifikasi sebelum mengambil keputusan.
Tidak perlu menunggu sampai ada kejadian. Bangun kebiasaan verifikasi sebelum uang berpindah.
Sekali bayar untuk paket digital Jangan Transfer Dulu!
Bangun kebiasaan sederhana bersama keluarga: berhenti, periksa, verifikasi, baru mengambil keputusan.
Dapatkan Jangan Transfer Dulu! • Rp79.000